31 Agustus 2012 - 08:40

Wakil Presiden RI Boediono mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Mesir Mohamed Morsi di sela-sela pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non Blok ke-16 di Teheran, Iran, Kamis 30 Agustus 2012.

Menurut Kantor Berita ABNA, Wakil Presiden RI Boediono mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Mesir Mohamed Morsi di sela-sela pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non  Blok ke-16 di Teheran, Iran, Kamis 30 Agustus 2012. Pertemuan diadakan di gedung Organization of Islamic Conference (OIC) Center, tempat diselenggarakannya pembukaan Konferensi.

Dalam kesempatan itu, Wapres Boediono menyampaikan salam dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada Morsi yang Juni lalu memenangkan pemilu presiden di negeri yang baru saja melampaui transformasi demokrasi tersebut serta membentuk kabinet pemerintahannya. Wapres juga menyampaikan minat masyarakat Indonesia yang sangat tinggi terhadap perkembangan di Mesir mengingat hubungan kedua negara dan masyarakat di antaranya yang terjalin cukup lama.

"Minat masyarakat Indonesia mengikuti apa yang terjadi di Mesir cukup tinggi mengingat apa yang kini Mesir alami pernah pula kita alami beberapa saat yang lalu," kata Wapres dalam konferensi pers usai pembukaan Konferensi. Karena itu, ia menawarkan sekiranya Mesir membutuhkan bantuan Indonesia dalam menjalani proses perubahan menuju demokrasi tersebut. Wapres juga menyampaikan terimakasih sebanyak-banyaknya atas upaya Mesir memberikan rumah bagi mahasiswa Indonesia yang belajar di Mesir, yang diperlakukan dan diterima dengan baik. Para mahasiswa tersebut, kata Wapres, akan menjadi aset yang sangat baik bagi hubungan kedua negara kini dan di masa mendatang.

Wapres juga mengatakan, kalau kedua negara sudah siap maka masing-masing akan mengirimkan misi dagang dan misi ekonomi demi meningkatkan perdagangan antar negara. Terakhir, Indonesia menyampaikan undangan agar Presiden Morsi bersedia hadir dalam Bali Democracy Forum pada bulan November mendatang.